sariasih.id - Sakit kepala umumnya dapat timbul dengan cara bertahap atau mendadak. Sebagian besar sakit kepala juga bersifat tidak parah dan dapat diatasi sendiri dengan beristirahat hingga mengonsumsi obat pereda sakit. Namun, hal tersebut sebenarnya tidak disarankan.
Sakit kepala yang dialami bisa jadi indikasi dari kondisi tertentu sehingga membutuhkan pengobatan dari ahlinya. Pernah kita merasakan sakit kepala yang tidak tertekan hingga membuat badan limbung, sementara beberapa pil pereda nyeri sudah beberapa kali dikonsumsi namun tidak tegang.
Dokter Rumah Sakit ​​Sari Asih Serang , dr Rikhy Andhani, Sp.S, M,Sc sakit kepala bisa masuk kategori dua macam, primer dan sekunder. Penyebabnya bisa bermacam-macam, yang berasal dari dalam dan luar kepala.
“Jika tidak didapatkan kelainan saraf (saraf) tapi sakit kepala menjadi tambah hebat dan tidak membaik dengan obat, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar dr Rikhy Andhani, Sp.S, M,Sc.
Setiap masyarakat pasti pernah mengalami keluhan sakit kepala, minimal dalam setahun sekali. Keluhan ini pun cenderung dianggap ringan dan hal yang biasa, namun dr Rikhy Andhani, Sp.S,M,Sc menyarankan untuk tidak mengobati sakit kepala sendiri jika sudah terdeteksi adanya gangguan neurologi.
“Sebaiknya langsung mendatangi ahlinya untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan akurat,” saran dr Rikhy Andhani, Sp.S, M,Sc.
Hal ini dilakukan agar mengetahui apa yang terjadi pada kondisi tubuhnya yang menyebabkan sakit kepala tersebut sehingga penanganan yang tepat bisa dilakukan agar sakit kepala hebat tidak terulang kembali.
Konsultasikan kesehatan anda di fasilitas kesehatan Rumah Sakit Sari Asih terdekat untuk mendapatkan masukan yang tepat.






