Kenapa Infusan Anak Tak Selalu di Tangan? Ini Penjelasan Perawat

Kenapa Infusan Anak Tak Selalu di Tangan? Ini Penjelasan Perawat

sariasih.id — Para orang tua atau bunda yang mendampingi buah hatinya dirawat di rumah sakit kerap dibuat bertanya-tanya ketika selang infus tidak terpasang di tangan sang anak. Sebagian orang tua mungkin merasa cemas mengenai keamanan prosedur tersebut serta efektivitas obat yang diberikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perawat Ruang Anak RS Sari Asih Karawaci, Ai Jamjam Nurpadilah, S.Kep, memberikan penjelasan medis terkait alasan di balik variasi lokasi pemasangan infus pada pasien anak atau pediatrik.

Ai Jamjam menjelaskan bahwa infus atau terapi intravena merupakan metode pemberian sejumlah cairan ke dalam tubuh melalui jarum yang dimasukkan ke pembuluh darah vena (pembuluh balik). Tindakan ini bertujuan untuk menggantikan cairan tubuh yang mengandung air, elektrolit, vitamin, protein, lemak, dan kalori yang tidak dapat dipertahankan secara memadai melalui oral.

"Selain itu, tujuannya untuk memperbaiki keseimbangan asam-basa, memperbaiki volume komponen darah, memberikan jalan masuk untuk obat-obatan, memonitor tekanan vena sentral, serta memberikan nutrisi saat sistem pencernaan mengalami gangguan," jelas Ai Jamjam.

Cairan infus biasanya diberikan apabila si kecil mengalami kondisi darurat atau medis tertentu, seperti pendarahan dalam jumlah banyak, patah tulang, serangan panas (heat stroke), dehidrasi akibat diare dan demam, luka bakar, hingga cedera pada kepala, dada, perut, dan tulang belakang.

Lebih lanjut, Ai Jamjam mengungkapkan bahwa lokasi pemasangan infus memiliki beberapa opsi. Pada umumnya, vena yang digunakan berada di tangan dan lengan, seperti vena metakarpal, vena basilika, vena sefalika mediana, dan vena antebrakial mediana.

Kendati demikian, pembuluh vena yang berada di kaki (dorsalis pedis) serta di kepala (vena median frontal dan vena temporal) juga kerap menjadi pilihan medis. Pemasangan di area tersebut dilakukan bukan tanpa alasan.

"Pemasangan infus di kaki dan kepala menjadi alternatif bagi pasien pediatrik jika pembuluh darah vena di tangan susah ditemukan atau rapuh. Selain itu, pemasangan infus di kepala pada bayi juga berisiko rendah untuk terlepas karena minim pergerakan pada area tersebut," ungkapnya.

Melalui penjelasan klinis tersebut, para orang tua diimbau agar tidak perlu merasa khawatir berlebihan apabila melihat si kecil terpasang infus bukan di area tangan atau lengan, karena seluruh tindakan medis telah disesuaikan dengan kondisi dan panduan keselamatan pasien.


Tips Kesehatan Terkait

Chat Info

Layanan Online atau Tanya Informasi Lainnya. Operasional : 08:00 - 22:00