sariasih.id - Sebagian masyarakat kerap belum memahami perbedaan mendasar antara sakit maag dan asam lambung. Kondisi ini sering disamakan karena sama-sama menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman di area perut, sehingga banyak orang langsung mengonsumsi obat maag.
Kendati demikian, obat maag yang diminum kerap kali tidak meredakan keluhan jika gangguan yang dialami sebenarnya berkaitan dengan asam lambung. Akibatnya, sakit perut seperti usus melilit dapat terus terjadi selama berhari-hari dan memicu tanda tanya.
Secara medis, maag dan asam lambung memang memiliki gejala umum yang hampir serupa dan dirasakan di kisaran perut. Perbedaannya terletak pada lokasi dan tingkat keparahannya; maag tidak sampai naik ke kerongkongan, sementara asam lambung dapat menimbulkan sensasi mual hingga muntah.
Saat asam lambung naik, penderita biasanya akan merasakan ketidaknyamanan hingga nyeri menyeluruh di area dada. Pada sejumlah orang, kondisi ini juga disertai dengan timbulnya rasa pahit atau asam di dalam mulut. Gejala tersebut umumnya berlangsung selama beberapa jam dan dapat terjadi baik sebelum maupun sesudah makan.
Kondisi ini masih dikategorikan normal apabila frekuensinya terjadi kurang dari dua kali dalam seminggu. Namun, jika frekuensinya melebihi batas tersebut, kondisinya sudah dikategorikan parah atau dikenal sebagai gastroesofageal reflux disease (GERD).
Oleh karena itu, penderita disarankan untuk melakukan sejumlah langkah pertolongan pertama guna mencegah kondisi agar tidak semakin serius, serta segera melakukan pemeriksaan medis apabila keluhan sudah sangat mengganggu.
Sebagai langkah penanganan awal ketika asam lambung menyerang, Anda bisa segera meminum air hangat, mengonsumsi obat untuk menetralisir asam lambung, menghindari makan terlalu banyak, tidur dengan posisi miring ke kiri atau kanan, serta meninggikan posisi kepala saat tidur.
Meskipun gejalanya tampak hampir sama, kedua penyakit ini berisiko menyebabkan komplikasi parah apabila tidak ditangani dengan tepat. Masyarakat diimbau untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna memperoleh solusi medis yang akurat.






