Dokter RS Sari Asih: Memakai Masker Bentuk Etika Menjaga Kesehatan Bersama

Dokter RS Sari Asih: Memakai Masker Bentuk Etika Menjaga Kesehatan Bersama

sariasih.id - Penggunaan masker kini bergeser dari sekadar alat pelindung diri dalam kondisi darurat—seperti saat terjadinya hujan debu vulkanik—menjadi bagian dari etika kesehatan publik dan budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

Dokter RS Sari Asih Sangiang, dr. Siti Nur R Firda Fauziyah menyoroti bahwa kesadaran memakai masker merupakan bentuk tanggung jawab sosial untuk menciptakan lingkungan yang aman dari risiko penularan infeksi pernapasan.

“Penggunaan masker bukan hanya tindakan pribadi untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga merupakan kontribusi positif terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Kombinasi penggunaan masker dengan perilaku hidup sehat lainnya dapat menjadi langkah yang efektif dalam menghadapi tantangan kesehatan saat ini,” ujar dr. Firda. 

Ia menggarisbawahi bahwa penerapan etika kesehatan tidak bisa berdiri sendiri. Masker harus dipadukan dengan sepuluh langkah hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan harian, di antaranya:

  • Rutin mencuci tangan dengan sabun/air mengalir selama 20 detik atau hand sanitizer.
    Menghindari kontak dekat dan tidak berjabat tangan dengan orang yang sedang sakit.
  • Menerapkan etika batuk/bersin dengan menutup hidung menggunakan siku bagian dalam atau tisu.
  • Menjaga kebersihan permukaan benda yang sering disentuh serta menjaga jarak fisik minimal 1 meter di tempat umum.
  • Melengkapi vaksinasi serta menerapkan gaya hidup sehat (istirahat cukup, olahraga, dan nutrisi seimbang).

Melalui kombinasi kesadaran etika memakai masker dan penerapan gaya hidup sehat ini, masyarakat diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif yang lebih tangguh terhadap ancaman penyakit menular.


Tips Kesehatan Terkait

Chat Info

Layanan Online atau Tanya Informasi Lainnya. Operasional : 08:00 - 22:00