Ini Cara Menentukan Daging Sapi Sehat Dari Ahli Gizi

Ini Cara Menentukan Daging Sapi Sehat Dari Ahli Gizi

sariasih.id  - Mendekati hari raya Idul Adha 1433 H tahun ini didapati keresahan di kalangan pemerintah dan peternak sapi, pasalnya, saat ini tengah merebak wabah PMK. Bagi hewan ternak terutama yang memiliki kuku terbelah PMK merupakan penyakit akut.

PMK menular melalui sebaran virus. Hewan ternak yang terjangkit PMK ditandai dengan kuku melepuh, erosi di bagian mulut, lidah, lubang hidung, gusi dan puting yang berimbas pada penurunan produksi susu, gangguan reproduksi, penurunan berat badan, peningkatan sampai kematian mendadak.

Kondisi ini selain berimbas kepada peternak juga membuat resah masyarakat. Bagaimana bisa memastikan daging sapi yang beredar di pasaran sehat dan aman dikonsumsi ditengah-tengah maraknya wabah PMK, apalagi saat ini akan memasuki hari raya Idul Adha atau Qurban.

Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Sari Asih Ciputat , Tangerang Selatan, dr. Eleonora Mitaning Christy, SpGK, virus PKM ini menyerang hewan dalam jangka waktu 14 hari, dan akan mengeluarkan gejala. Virus menular antar hewan melalui droplet air liur atau cairan hidung, maupun terkontaminasi dari kandangnya, mobil yang mengangkutnya, atau alas tidurnya.

“Dan virus ini dapat bertahan di tubuh hewan yang terinfeksi di bagian dagingnya, susunya, tulangnya, dan kelenjar-kelenjarnya,” ujar dr. Eleonora Mitaning Christy, SpGK .

Meski membahayakan hewan ternak, dr. Eleonora Mitaning Christy, SpGK, memastikan penyebaran virus tersebut hanya terjadi pada hewan saja atau antar spesies, sehingga sangat kecil menginfeksi manusia, tidak dapat menjebak spesies lain.

“Sehingga tidak perlu khawatir terkena manusia, meski bisa saja menginfeksi tapi kemungkinannya sangat kecil,” sebut dr. Eleonora Mitaning Christy, SpGK.

Hanya saja, dr. Eleonora Mitaning Christy, SpGK, menghimbau agar masyarakat tetap memilih sumber daging dan susu yang higienis agar terhindar dari penyakit. Disebutkan dr Eleonora, daging yang sehat itu memiliki ciri masih terlihat segar, berwarna merah, tidak ada warna kebiruan, dan tidak berbau.

“Daging yang tidak sehat itu sangat terlihat dari warnanya yang sudah kebiruan atau hitam dan berbau busuk,” sebut dr. Eleonora Mitaning Christy, SpGK.

Dalam mengonsumsi daging dr. Eleonora Mitaning Christy, SpGK, menyarankan perlu diperhatikan dalam mengolah masakan. Daging jangan segera dicuci namun harus direbus terlebih dahulu selama 30 menit dalam suhu 70 derajat untuk memastikan daging yang akan dikonsumsi steril atau aman dari penyakit.

Dapatkan konsulitasi seputar gizi di fasilitas kesehatan Rumah Sakit Sari Asih terdekat.


Tips Kesehatan Terkait

Chat Info

Layanan Online atau Tanya Informasi Lainnya. Operasional : 08:00 - 22:00