Bopeng Bekas Jerawat Tak Kunjung Hilang? Kenali Manfaat CO2 Fractional

Bopeng Bekas Jerawat Tak Kunjung Hilang? Kenali Manfaat CO2 Fractional

sariasih.id - Bekas jerawat tidak selalu berupa noda hitam. Pada sebagian orang, jerawat dapat meninggalkan cekungan atau bopeng yang membuat permukaan wajah terlihat tidak rata.

Kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan struktur kulit dan kolagen sehingga penanganannya berbeda dengan noda bekas jerawat biasa.

Dokter estetik RS Sari Asih Karawaci, dr. Vinny Desyagiarini, menjelaskan bahwa salah satu teknologi laser yang dapat digunakan untuk membantu menangani masalah tersebut adalah Laser CO2 Fractional.

Laser CO2 Fractional bekerja dengan memancarkan sinar laser dalam bentuk titik-titik mikro pada kulit. Pola tersebut memungkinkan sebagian area kulit mendapatkan tindakan sementara jaringan sehat di sekitarnya tetap dipertahankan.

“CO2 Fractional dapat digunakan untuk membantu mengatasi acne scar atau bopeng bekas jerawat sekaligus memperbaiki tekstur kulit,” jelas dr. Vinny.

Berbeda dengan Laser CO2 biasa

CO2 Fractional memiliki karakteristik yang berbeda dengan Laser CO2 biasa. Laser CO2 biasa lebih ditujukan untuk menangani sejumlah masalah yang berada di permukaan kulit, seperti kutil, veruka, skin tag, dan tahi lalat.

Sementara CO2 Fractional bekerja dengan pola mikro pada kulit dan lebih banyak digunakan dalam tindakan untuk memperbaiki tekstur serta melakukan peremajaan kulit.

Selain acne scar, tindakan CO2 Fractional juga dapat membantu meratakan tekstur dan warna kulit yang kasar, mendukung proses skin rejuvenation, serta menyamarkan stretch mark.

Bagaimana laser membantu memperbaiki tekstur?

Masalah bopeng berkaitan dengan struktur kulit yang tidak rata. Karena itu, penanganannya tidak sekadar menghilangkan warna atau noda pada permukaan kulit.

Teknologi CO2 Fractional memberikan stimulasi pada kulit melalui titik-titik mikro sehingga proses perbaikan kulit dapat berlangsung pada area yang mendapatkan tindakan.

Meski demikian, hasil perawatan dapat berbeda pada setiap orang. Kondisi kulit, jenis bekas jerawat, kedalaman scar, serta pengaturan energi laser menjadi sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan dokter.

Tetap ada proses pemulihan

Setelah menjalani tindakan laser, kulit dapat mengalami kemerahan, sedikit pembengkakan, atau pengelupasan ringan. Kondisi tersebut merupakan bagian dari proses pemulihan kulit atau downtime.

Pasien perlu mengikuti petunjuk perawatan setelah tindakan yang diberikan dokter. Perlindungan dari paparan sinar matahari, termasuk penggunaan sunblock sesuai anjuran, menjadi bagian penting dalam perawatan setelah laser.

Oleh karena itu, dr. Vinny menekankan bahwa tindakan laser sebaiknya dilakukan oleh dokter yang memahami kondisi kulit pasien serta pengaturan perangkat yang digunakan.

Pengaturan energi dan kedalaman penetrasi perlu disesuaikan agar tindakan dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan pasien.

Karena itu, seseorang yang memiliki bopeng bekas jerawat sebaiknya tidak memilih jenis laser hanya berdasarkan rekomendasi media sosial. Konsultasi terlebih dahulu diperlukan untuk menentukan apakah CO2 Fractional sesuai dengan kondisi kulitnya.


Tips Kesehatan Terkait