Keloid Tak Sekadar Bekas Luka, Kenali Penanganan Medisnya

Keloid Tak Sekadar Bekas Luka, Kenali Penanganan Medisnya

sariasih.id - Bekas luka yang menebal dan tumbuh melewati batas luka awal dapat menjadi persoalan kulit yang mengganggu penampilan sekaligus kepercayaan diri. Kondisi tersebut dikenal sebagai keloid.

Menurut dr. Andi, M,Biomed (AAAM), Dokter Estetika Anti Aging & Wellness RS Sari Asih Karawaci, keloid merupakan bekas luka yang menebal akibat proses penyembuhan setelah seseorang mengalami penyakit, trauma, atau kondisi tertentu.

“Keloid merupakan proses alami dari tubuh saat kulit melakukan perbaikan akibat luka yang lebar. Hanya saja, proses perbaikan kulit pada keloid tidaklah normal, sehingga dapat menyebabkan kulit tumbuh melewati batas normal dan menjadi melebar,” jelas dr. Andi.

Keloid dapat muncul pada berbagai bagian tubuh dan pada sebagian orang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman maupun mengganggu penampilan, terutama jika berada di area yang terlihat.

Penanganan keloid, menurut dr. Andi, dapat dilakukan melalui sejumlah metode terapi. Salah satunya adalah injeksi steroid untuk membantu membuat jaringan keloid lebih rata.

“Keloid bisa diatasi dengan terapi melalui injeksi steroid. Dan jika bekas luka sudah rata, bisa dilanjutkan dengan proses bedah eksisi (pengangkatan) pada kulit tersebut,” ujar dr. Andi.

Pilihan terapi perlu disesuaikan dengan kondisi keloid dan keadaan kulit pasien. Literatur dermatologi juga mencatat bahwa keloid dapat memerlukan kombinasi beberapa jenis terapi dan memiliki kemungkinan tumbuh kembali setelah penanganan.

Karena itu, pemeriksaan oleh dokter menjadi langkah penting sebelum menentukan jenis tindakan. Penanganan tidak sebaiknya dilakukan sendiri, terutama dengan cara yang berisiko menyebabkan luka atau infeksi tambahan.

Bagi seseorang yang memiliki bekas luka yang semakin menebal atau melebar, konsultasi medis dapat membantu memastikan kondisi kulit sekaligus menentukan pilihan terapi yang sesuai.


Tips Kesehatan Terkait