Dokter RS Sari Asih Ungkap 6 Makanan Terbaik untuk Optimalkan Kecerdasan Otak Anak

Dokter RS Sari Asih Ungkap 6 Makanan Terbaik untuk Optimalkan Kecerdasan Otak Anak

Sariasih.id – Pemenuhan nutrisi sejak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang otak anak. Selain memengaruhi kesehatan fisik, pola makan yang tepat juga berkontribusi terhadap kemampuan belajar, daya ingat, hingga konsentrasi anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Dokter Spesialis Anak RS Sari Asih Ciledug, dr. Arifin Kurniawan K, Sp.A, menjelaskan bahwa perkembangan otak membutuhkan berbagai nutrisi penting yang diperoleh dari makanan bergizi seimbang. Beberapa jenis makanan bahkan dikenal memiliki kandungan yang mendukung fungsi kognitif anak.

"Pemenuhan nutrisi yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung perkembangan otak dan kemampuan belajar anak," ujar dr. Arifin.

Berikut enam jenis makanan yang direkomendasikan untuk membantu mengoptimalkan kecerdasan dan fungsi otak anak.

1. Ikan Berlemak Kaya Omega-3

Salmon, sarden, dan tuna merupakan sumber asam lemak omega-3, khususnya DHA, yang menjadi komponen penting pembentukan sel-sel otak dan sistem saraf.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa DHA berperan dalam mendukung kemampuan belajar, daya ingat, serta perkembangan kognitif anak.

2. Telur Mengandung Kolin

Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi sekaligus mengandung kolin, nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan neurotransmitter, yaitu zat yang membantu proses komunikasi antar sel saraf di otak.

Kolin diketahui berperan dalam mendukung daya ingat dan kemampuan konsentrasi anak.

3. Buah Beri Kaya Antioksidan

Blueberry, stroberi, maupun blackberry mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, konsumsi buah beri juga dikaitkan dengan peningkatan fungsi memori dan komunikasi antar sel saraf.

4. Sayuran Hijau

Bayam, brokoli, dan berbagai sayuran hijau mengandung folat, vitamin K, serta zat besi yang berperan dalam mendukung fungsi otak.

Zat besi membantu proses distribusi oksigen ke jaringan tubuh, termasuk otak, sehingga dapat menunjang konsentrasi anak.

5. Kacang dan Biji-bijian

Almond, kenari, hingga biji labu mengandung vitamin E serta lemak sehat yang berfungsi melindungi sel otak dari stres oksidatif.

Nutrisi tersebut juga membantu menjaga kesehatan sistem saraf dalam jangka panjang.

6. Gandum Utuh

Oatmeal, roti gandum, maupun sereal gandum utuh menghasilkan pelepasan energi yang lebih stabil dibandingkan karbohidrat sederhana.

Hal ini membantu menjaga kadar gula darah tetap seimbang sehingga anak memiliki energi dan fokus yang lebih konsisten saat belajar maupun beraktivitas.

Batasi Makanan Tinggi Gula

Selain memperhatikan asupan makanan bergizi, dr. Arifin juga mengingatkan agar orang tua membatasi konsumsi makanan olahan, permen, serta minuman dengan kandungan gula tinggi.

"Makanan tersebut dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat, namun setelah itu anak lebih cepat lelah sehingga dapat memengaruhi konsentrasi maupun suasana hati," jelasnya.

Senada dengan itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menganjurkan pembatasan konsumsi gula tambahan sebagai bagian dari pola makan sehat, termasuk pada anak-anak. Pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, dan tidur yang cukup menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal.

Apabila orang tua memiliki kekhawatiran terkait perkembangan anak atau kebutuhan gizinya, konsultasi dengan dokter spesialis anak dapat membantu menentukan pola makan yang sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan anak.


Tips Kesehatan Terkait

Chat Info

Layanan Online atau Tanya Informasi Lainnya. Operasional : 08:00 - 22:00