Diabetes Bisa Berkembang Tanpa Gejala, Dokter RS Sari Asih Bintaro Sarankan Masyarakat Rutin Cek Gula Darah

Diabetes Bisa Berkembang Tanpa Gejala, Dokter RS Sari Asih Bintaro Sarankan Masyarakat Rutin Cek Gula Darah

sariasih.id - Banyak masyarakat masih beranggapan bahwa diabetes baru perlu diperiksa ketika muncul keluhan seperti mudah lelah, sering haus, atau berat badan menurun. Padahal, penyakit diabetes melitus dapat berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas sehingga pemeriksaan gula darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi kondisi tersebut sejak dini.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Sari Asih Bintaro, dr. Amelia Fitria Dewi, Sp.PD, menjelaskan bahwa keterlambatan mengetahui kondisi diabetes menjadi salah satu penyebab pasien datang dengan komplikasi yang sudah lebih berat.

"Diabetes sering ditemukan ketika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan akibat kadar gula darah yang tidak terkendali dalam waktu lama. Padahal, pemeriksaan sederhana seperti gula darah dapat membantu menemukan risiko lebih awal sehingga penanganan bisa segera dilakukan," ujar dr. Amelia.

Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas edisi ke-10, Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia. Tingginya angka tersebut menjadi perhatian karena sebagian penderita belum mengetahui dirinya mengalami diabetes.

Menurut dr. Amelia, diabetes merupakan gangguan metabolik yang terjadi ketika tubuh tidak mampu mengatur kadar gula darah secara optimal. Kondisi ini dapat terjadi akibat gangguan produksi insulin maupun menurunnya kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin.

Mengapa Diabetes Sering Tidak Disadari?

Salah satu tantangan dalam pengendalian diabetes adalah munculnya gejala yang tidak spesifik pada tahap awal. Sebagian orang masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari meskipun kadar gula darahnya sudah mengalami peningkatan.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain mudah merasa lelah, sering haus, lebih sering buang air kecil terutama malam hari, rasa lapar berlebihan, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, luka yang sulit sembuh, hingga gangguan penglihatan.

Namun, tidak semua penderita mengalami gejala tersebut secara jelas.

"Merasa tubuh baik-baik saja bukan berarti kadar gula darah pasti normal. Karena itu, kelompok yang memiliki faktor risiko tetap perlu melakukan pemeriksaan meskipun belum merasakan keluhan," jelas dr. Amelia.

Siapa yang Perlu Melakukan Pemeriksaan Diabetes?

Menurut dr. Amelia, pemeriksaan gula darah sebaiknya menjadi perhatian terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko diabetes.

Faktor risiko tersebut antara lain usia di atas 35 tahun, memiliki keluarga dengan riwayat diabetes, berat badan berlebih atau obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi gula dan lemak, kebiasaan merokok, serta memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau gangguan kolesterol.

Selain itu, perempuan dengan riwayat diabetes saat kehamilan juga perlu melakukan pemantauan kesehatan secara berkala karena memiliki risiko lebih tinggi mengalami diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Deteksi Dini Membantu Mencegah Komplikasi

Diabetes yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, kerusakan saraf, hingga gangguan penglihatan.

Menurut dr. Amelia, pengendalian diabetes tidak hanya bergantung pada obat, tetapi juga membutuhkan perubahan pola hidup yang konsisten.

Masyarakat dapat membantu menjaga kadar gula darah melalui pola makan seimbang, mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, meningkatkan aktivitas fisik, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Aktivitas fisik intensitas sedang seperti berjalan cepat atau bersepeda secara rutin juga dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kesehatan metabolik.

Jangan Menunggu Komplikasi untuk Memeriksakan Diri

dr. Amelia mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan hingga muncul gangguan kesehatan yang lebih berat.

"Semakin cepat diabetes diketahui, semakin besar peluang untuk mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Pemeriksaan rutin merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas hidup," tutup dr. Amelia.


Tips Kesehatan Terkait

Chat Info

Layanan Online atau Tanya Informasi Lainnya. Operasional : 08:00 - 22:00