sariasih.id - Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berdasarkan panduan Five Keys to Safer Food dari WHO, pencegahan keracunan makanan sebenarnya berawal dari kebiasaan-kebiasaan kecil di dapur.
Dokter RS Sari Asih Bintaro dr. Muhammad Fadil menekankan bahwa pencegahan dimulai dari langkah sederhana dalam mengolah dan merawat makanan sehari-hari. Merujuk pada standar WHO, berikut 5 kunci pencegahan pangan yang wajib diterapkan:
- Menjaga Kebersihan: Biasakan mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, serta usai dari toilet.
- Memisahkan Pangan Mentah dan Matang: Gunakan alat yang bersih guna menghindari kontak langsung antara bahan mentah dan makanan siap saji untuk mencegah kontaminasi silang.
- Memasak hingga Matang Sempurna: Pastikan daging, unggas, telur, dan hidangan laut dimasak matang untuk mematikan mikroorganisme berbahaya.
- Menyimpan di Suhu Aman: Jangan biarkan makanan matang terlalu lama di suhu ruang dan segera simpan makanan mudah rusak pada suhu yang sesuai.
- Memakai Air dan Bahan Aman: Pilih bahan pangan berkualitas, cek tanggal kedaluwarsa, serta pastikan air untuk minum dan memasak benar-benar aman.
"Pencegahan sebenarnya dimulai dari hal sederhana, yaitu menjaga kebersihan, mengolah makanan dengan benar dan menyimpan makanan secara aman. Kalau sudah muncul gejala berat, segera cari pertolongan medis," pungkas dr. Muhammad Fadil.





