Kawat Gigi pada Anak Dapat Perbaiki Rahang dan Susunan Gigi

Kawat Gigi pada Anak Dapat Perbaiki Rahang dan Susunan Gigi

sariasih.id - Pergantian gigi susu menjadi gigi permanen pada anak tidak selalu berjalan mulus. Seiring pertumbuhan rahang, tak jarang gigi anak tumbuh berjejal dan bertumpuk satu sama lain. Kondisi ini kerap menurunkan rasa percaya diri anak saat tersenyum.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggarisbawahi pentingnya pemantauan tumbuh kembang gigi anak sejak dini guna mencegah masalah ortodontik yang lebih kompleks. Sayangnya, banyak orang tua belum memahami waktu ideal pemasangan kawat gigi. Pemasangan yang tidak tepat waktu justru berisiko memperburuk susunan gigi anak.

Spesialis Kedokteran Gigi Anak RS Sari Asih Ciputat, Kota Tangerang Selatan, drg. Widyanti Pratiwi, Sp.KGA, menjelaskan bahwa penggunaan kawat gigi dapat dilakukan saat anak menginjak usia 5 tahun, berdasarkan pertimbangan kondisi spesifik si anak.

“Orang tua yang rajin melakukan pemeriksaan gigi anak mengetahui adanya gejala yang tidak normal pada pertumbuhan gigi anak yang bisa mempengaruhi susunan gigi si anak. Dari situ akan diputuskan untuk menggunakan kawat gigi,” ujar drg. Widyanti.

Menurut drg. Widyanti, anak usia 5 tahun dapat menggunakan kawat gigi apabila ditemukan kebiasaan buruk, seperti masih menggunakan botol dot atau sering menggigit jari yang membuat rahang dan gigi lebih maju. Faktor genetik dari orang tua juga turut memengaruhi struktur rahang. Jika terdeteksi lebih awal, kondisi ini dapat segera dikonsultasikan ke dokter gigi.

Kawat gigi yang digunakan pada anak usia dini umumnya bersifat sementara atau lepasan. Langkah preventif ini efektif mencegah susunan gigi yang tidak rapi saat gigi permanen tumbuh. Orang tua diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan gigi anak ke dokter spesialis agar pertumbuhan rahang dan susunan gigi tetap optimal.


Tips Kesehatan Terkait