Atasi Rasa Bersalah, Psikolog Ungkap Tips Manajemen Waktu bagi Ibu

Atasi Rasa Bersalah, Psikolog Ungkap Tips Manajemen Waktu bagi Ibu

sariasih.id - Menjadi seorang ibu yang mengemban banyak peran tentu bukanlah perkara yang mudah. Selain memegang identitas sebagai diri sendiri, seorang istri bagi pasangan, seorang anak bagi orang tua, seorang ibu bagi anak-anaknya, ia kerap kali juga harus menjalankan peran sebagai seorang pekerja atau perempuan karier di ruang publik.

Untuk menghadapi kompleksitas peran ganda tersebut, diperlukan adanya kesadaran diri yang mendalam bahwa tidak ada manusia yang bisa sempurna, dan memang tidak perlu berusaha menjadi sempurna dalam segala hal. Yang paling diperlukan adalah melalui proses belajar secara konsisten untuk dapat menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Setiap ibu perlu merasa cukup dengan menjadi diri sendiri yang berkenan untuk terus belajar dari setiap pengalaman.

“Banyak para ibu berpikir dan berkeinginan untuk bisa berbuat banyak pada semua peran, dengan menjadi seorang ibu, seorang istri, seorang anak, seorang wanita pribadi dan juga ibu yang berkarya. Mereka pun terkadang lupa tentang kebutuhan dirinya sendiri. Ada perasaan bersalah saat mencoba memberikan waktu untuk diri sendiri", ujar Psikolog Klinis, RS Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan, Mahesti Pertiwi, M.Psi.

Sebagai panduan praktis dalam membagi waktu, Mahesti menyarankan para ibu untuk membuat porsi yang jelas dalam keseharian mereka. Pembagian waktu tersebut mencakup alokasi untuk anak, pasangan, orang tua, mertua, teman, serta urusan pekerjaan, tanpa melupakan untuk memberikan porsi waktu khusus bagi diri sendiri.

“Ini waktu untuk anak, ini untuk pasangan, ini untuk orang tua, ini untuk mertua, ini untuk teman, ini untuk pekerjaan, dan lain-lain, serta tidak lupa memberi porsi waktu untuk diri kita sendiri. Dengan meyakini diri kita juga berhak untuk diberikan waktu, dan itu boleh, sehingga tidak muncul rasa bersalah. Karena diri sendiri perlu juga diberi waktu bermakna dengan diri, istilahnya ‘me time’, karena kembali ke definisi sehat mental yang pertama adalah dengan berkenan mengenali diri sendiri secara lebih dalam", ujar Mahesti.

 


Tips Kesehatan Terkait

Chat Info

Layanan Online atau Tanya Informasi Lainnya. Operasional : 08:00 - 22:00